Minggu, 11 April 2010

KOPI TUBRUK

Pernah dengar tentang Kopi Tubruk...apa sih? Bagaimana hal Ikhwalnya....atau cara pembuatan kopi Tubruk. Aroma khasnya hmmm....begitu sedap...

Kopi Tubruk dulu sempat dijadikan simbol pergerakan nasional ketika mahasiswa – mahasiswa Indonesia menimba ilmu di Belanda.

Para mahasiswa menggunakan kopi tubruk untuk menunjukkan identitas mereka. Pilihan ini sangatlah tepat karena cara menghidangkan minuman kopi tubruk ini memang benar – benar khas Indonesia.

Istilah kopi tubruk hingga sekarang di kenal di dunia internasional untuk merujuk pada penghidangan kopi yang masih di lakukan di Indonesia.

Kopi Tubruk is Indonesian Style.Kopi Tubruk is made from coarse coffee grounds, and is boiled together with a solid lump of sugar.It is popular on the islands of Java and Bali and their surroundings.

Menurut berbagai sumber ada empat cara menghidangkan kopi, yaitu : pemanasan, perendaman, gravitasi, dan tekanan.

Kopi tubruk termasuk dalam cara menehidangkan kopi dengan pemanasan. Cara ini merupakan cara sederhana, yaitu mencampurkan kopi dengan gula kemudian di beri air panas.untuk mendapatkan pencampuran yang baik di perlukan pengadukan.

Ciri khas kopi ini adalah adanya endapan kopi di bagian bawah gelas/cangkir.

Pemanasan itu untuk mengekstrasi, mengeluarkan senyawa volatif klorogenat ysng membuat kopi keluar aroma khasnya. Semakin panas air yang dituangkan pada kopi semakin keluar aroma khasnya.

Untuk mendapatkan kopi yang enak, sebaiknya seduh dulu kopi dengan air panas lalu aduk, setelah aromanya keluar baru masukkan gula dan aduk lagi.

Memang pembuatan kopi tubruk cenderung tidak praktis. Apalagi para peminum kopi kadang harus mengelap bibir karena lumpur kopi tersisa dan menempel di atas bibir.Peminum kopi juga harus berhati – hati agar ampas kopi tidak ikut terminum, apalagi saat kopi sudah mau habis.

Apapun kenyataannya kopi tubruk adalah penyajian kopi khas cara Indonesia.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar